RENUNGAN SEJENAK:Sayangilah Orang Tua

Sebuah Ilustrasi kehidupan dan renungan sejenak bagi kita mudah-wanita_tuamudahan dapat berguna! Firman Tuhan berkata: "Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan Allahmu kepadamu".

Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang tua lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah dan tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasib orang tua tersebut.

Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Seorang Ibu yang sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki dengan segala kekuatannya dia mulai menggendong sang ibu sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan di pangkuan sang anak, si ibu mulai mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, sang anak menurunkan sang ibu yang sudah tua dan renta dan kemudian dia berkata, “"Bu, kita sudah sampai”. Entah mengapa, secara tiba-tiba ada perasaan sedih di hati si anak. Seakan-akan perasaan tidak tega untuk melakukannya merasuk ke dalam dirinya. Dengan tatapan mata penuh kasih dan lembut sang ibu tua dan renta menatap mata anaknya dengan tatapan penuh kasih sayang yang dalam dan mulai berkata, ”Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu anakku. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus kepada dirimu. Sejujurnya walau ibu sudah mulai tua dan terkadang pelupa karena pikun tetapi sampai detik ini ibu merasakan kasih sayang dan cinta itu tidak pernah berkurang. Dengan tatapan penuh kasih dan berurai air mata sang ibu meneruskan pembicaraannya, "Nak, Ibu tidak ingin kamu pulang dan tersesat serta mendapatkan celaka di jalan. Makanya sepanjang perjalanan kita, ibu berusaha untuk mematahkan ranting-ranting pohon yang kita lewati, agar kamu bisa memiliki petunjuk jalan pulang. Anakku, jadikanlah setiap ranting pohon yang ibu sudah patahkan menjadikan petunjuk jalanmu”. Saat mendengar kata-kata yang diucapkan sang ibu dengan penuh kasih sayang, serta merta hati sang anak luluh dan hancur dan dia mulai menangis. Kemudian sang anak dengan penuh penyesalan dia peluk sang ibu erat-erat, sang ibu yang sudah tua dan renta serta membesarkannya sambil menangis dengan suara yang keras.

Kemudian sang anak mengatakan "Ibu mari kita pulang. Aku akan rawat dan mengasihimu, seperti engkau pernah berikan sewaktu aku masih anak-anak". Dia membawa kembali ibunya pulang serta merawatnya dengan baik sampai sang ibu meninggal dunia.

Mungkin cerita diatas hanya dongeng............Tapi di zaman dimana semua orang sibuk dan berpacu dengan waktu berangkat pagi dan pulang malam, tak sedikit kita menjumpai kejadian yang hampir serupa dengan cerita diatas. Banyak manula (orang-orang tua) yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis, sibuk urus anak-anak dan keluarga dan berbagai alasan lain sehingga orang tua terpinggirkan. Orang tua yang pernah membesarkan kita mereka hidup kesepian hingga ajal tiba menjemputnya. Bahkan di beberapa negara maju terkadang para orang tua dimasukkan panti jompo dan mereka ditengok atau dikunjungi hanya jikalau ada waktu saja.



Kiranya cerita diatas dapat membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan para manula. Mereka tidak membutuhkan uang dan makanan seperti mereka muda dahulu, tetapi para orang tua butuh perhatian lebih dari kita anak-anak dan cucunya. Disaat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa. Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita bahkan mengorbankan apa yang ada padanya hingga kita dapat menjadi seperti sekarang ini.

Teman, Sahabat sekalian marilah kita ambil waktu untuk membahagiakan orang tua kita dimanapun mereka berada, selagi masih ada kesempatan untuk menyenangkan hati mereka. Apabila mereka jauh darimu teleponlah sekarang hanya untuk menanyakan khabar apakah 'dia sehat', 'senang' atau 'bahagia' saat ini. Semoga bermanfaat!

0 Response to "RENUNGAN SEJENAK:Sayangilah Orang Tua"

Posting Komentar