Tahun lalu dan akhir akhir ini banyak terjadi fitnah dan kebohongan menjangkiti Umat Islam, bahkan yang terbaru keluar WordPress Indonesia yang mencaci maki dan menistakan Islam, Ajaran Islam bahkan Nabi nabinya (Muhammad, dll) . Setelah banyak kejadian Terorisme dari Ekstrimis yang beridentitas Muslim seperti 911 US, Bom Bali, Bom Kuningan dan Marriot banyak kalangan yang menasosiasikan Islam dengan Kata Teroris, Apakah mereka tidak tahu kebenaran Ajaran ini ataukah ini wujud dari Penyakit IslamoFobia.
Apakah Hal ini Benar? Coab Kita Lihat Penelitian di USA
Slogan-slogan yang menyatakan Muslim itu teroris,Muslim itu berbahaya memang begitu marak, terutama di Amerika. Namun ternyata ancaman teroris oleh Muslim saat ini terlalu dibesar-besarkan, berdasarkan penelitian yang dirilis Rabu (8/01) oleh para peneliti di Universitas Duke dan Universitas North Carolina di Chapel Hill.
“Organisasi-organisasi Muslim Amerika dan sebagian besar individu yang kami wawancarai dengan tegas menolak ideologi ekstremis radikal yang membenarkan penggunaan kekerasan untuk mencapai tujuan-tujuan politik,” David Schanzer, associate professor di Duke’s Sanford School of Public Policy dan direktur Segitiga Pusat Terorisme dan Keamanan, mengatakan Muslim-Amerika sering menghadapi sikap anti-Muslim dari media maupun dari interaksi hari ke hari. “Sementara Muslim-Amerika mengerti dan mendukung kebutuhan untuk meningkatkan keamanan dan kontraterorisme inisiatif, mereka percaya bahwa sebagian dari upaya-upaya ini bersifat diskriminatif, dan mereka marah bahwa Islam-Amerika berdosa menanggung dampak kebijakan tersebut.” Ujar studi tersebut.
Sebaliknya, menurut studi itu, selama ini umat Islam lah yang banyak melakukan pelayanan sosial, mempromosikan pendidikan, penegakan hak-hak sipil, dan terus mengampanyekan agama dan kepercayaan. Seperti kita tahu, sekarang ini Amerika banyak dihantam oleh berbagai peristiwa mulai dari krisis ekonomi, pendidikan sampai maraknya kaum ateis.
Studi ini dilakukan selama dua dua tahun dan melibatkan wawancara lebih dari 120 Muslim di empat komunitas yang berbeda di seluruh negeri – Seattle, Washington; Houston, Texas; Buffalo, New York; dan Raleigh-Durham, North Carolina.
Dilihat secara Penelitian Intelektual tidak benar bahwa asosiasi antara teroris dengan Islam masih dipercayai, ini sama halnya akan menjadi Fitnah yang tdak akan berakhir. Mari kita pelajari bahwa Ajaran Islam mencintai Perdamaian dan saling mengahrgai antar Umat Beragama.
Diolah dari Eramuslim.com
0 Response to "Terbukti, Penelitian Universitas AS bahwa Muslim itu Bukan Teroris"
Posting Komentar